Tips Memasak

Tips dan Trik Menggunakan Mesin Penggiling Daging, Baca Disini!

Tips dan Trik Menggunakan Mesin Penggiling Daging, Baca Disini!

Sebuah mesin penggiling daging elektrik dapat memudahkan Anda dalam menggiling daging untuk berbagai keperluan. Seperti untuk diolah menjadi sosis, burger, bakso, dan juga resep yang memakai daging yang lain. Anda bisa membeli penggiling daging tersebut sendiri (terpisah) maupun penggiling daging yang sudah menjadi satu dengan mixer. Pastikan Anda mengetahui dan memahami cara menggunakan mesin penggiling daging yang sudah Anda pilih. Berikut ini tips dan trik menggunakan mesin penggiling daging yang dapat Anda terapkan di rumah.

Tips dan Trik Menggunakan Mesin Penggiling Daging, Simak Disini!

Mesin penggiling daging merupakan sebuah mesin yang difungsikan untuk menggiling (menghancurkan) daging hingga menjadi halus dan lembut untuk memudahkan proses selanjutnya dalam pengolahan makanan. Mesin tersebut sangat cocok penggunaannya untuk menggiling daging yang akan Anda gunakan untuk adonan membuat bakso dan sosis. Bisa juga digunakan untuk industri frozen food yang berasal dari bahan dasar daging.

Lantas bagaimana tips dan trik menggunakan mesin penggiling daging tersebut? Yuk ikuti pembahasannya.

Bahan yang Diperlukan

Sebuah pisau tajam

Daging yang akan digiling

Baki atau mangkuk besar

Panduan

Pertama, Anda perlu membekukan daging terlebih dahulu selama 30 menit. Mengapa? Hal tersebut akan membuat daging lebih mudah untuk Anda potong-potong menjadi bentuk kotak kecil, yang selanjutnya akan Anda giling.

Selanjutnya, potonglah daging dengan menggunakan pisau yang tajam menjadi kotak-kotak kecil dengan ukuran kira-kira 1 inchi. Kemudian letakkan kembali daging yang sudah Anda potong ke dalam freezer, sambil menunggu mesin penggiling Anda siap untuk Anda pakai.

Anda bisa menyiapkan mesin penggiling daging serta aturlah sesuai dengan panduan pemakaian. Untuk mesin penggiling daging stand-alone, kemungkinan sudah termasuk dengan pengaman penggilingnya. Pengaman penggiling tersebut untuk diletakkan di atas meja dengan memakai penjepit. Sementara, untuk mesin penggiling daging yang menyatu dengan mixer, Anda harus memastikan bahwa mesin penggiling itu tetap pada tempatnya.

Letakkan baki atau mangkuk yang berukuran besar di bawah output (moncong) mesin penggiling.

Selanjutnya nyalakan mesin dan kemudian mulailah untuk menggiling daging. Anda bisa menggunakan plunger yang terdapat pada mesin untuk menekan supaya daging masuk ke dalam gergaji penggiling.

Lanjutkan proses menggiling daging tersebut hingga menjadi kecil-kecil.

Kemudian ubahlah pisau pemotong yang terdapat pada mesin penggiling daging dengan pisau halus apabila mesin Anda dibekali dengan beberapa jenis pisau. Anda dapat mengulangi proses tersebut sampai penggilingan selesai.

Tips dan Peringatan

Daging yang tidak berlemak seperti daging rusa, kemungkinan akan membutuhkan daging babi untuk ditambahkan ke mesin penggiling. Hal ini untuk menjaga daging mengering saat dimasak.

Beberapa mesin penggiling daging kemungkinan akan dilengkapi dengan sejumlah pisau, akan tetapi yang lainnya mungkin hanya terdapat satu pisau. Untuk beberapa model pisau tambahan bisa Anda beli sebagai peralatan alternatif (pilihan).

Mesin penggiling daging juga bisa Anda manfaatkan untuk menggiling beberapa jenis buah-buahan, seperti pir dan apel untuk Anda jadikan bubur yang dipakai dalam saus apel maupun untuk makanan bayi.

Perawatan Mesin Penggiling Daging

Tips dan trik menggunakan mesin penggiling daging selanjutnya yaitu pada proses perawatannya.

Anda harus selalu merawat pisau penggiling supaya tetap tajam. Sebab apabila pisau tumpul, maka akan membuat hasil gilingan menjadi kasar.

Penggantian pisau biasanya dilakukan dalam jangka waktu satu tahun sekali.

Anda perlu mengingat, Anda harus membersihkan bagian dalam mesin penggiling setiap kali habis menggiling. Anda bisa melakukannya dengan menggunakan air atau dicampur dengan pembersih ketika sedang membersihkannya.

Nah itu tadi tips dan trik menggunakan mesin penggiling daging yang bisa Anda lakukan di rumah. Anda dapat memanfaatkan mesin penggiling daging ini di dalam bisnis kuliner Anda untuk memudahkan pekerjaan menghaluskan daging.

Alternatif yang Cocok Untuk Menggantikan Daun Salam

Alternatif yang Cocok Untuk Menggantikan Daun Salam

Daun salam merupakan salah satu bumbu dapur yang tidak boleh ditinggalkan saat memasak. Hanya saja ketersediaan daun salam mungkin tidak tersedia di semua kawasan. Ada beberapa bahan untuk pengganti daun salam yang cocok untuk masak.

Pada beberapa resep masakan pasti Anda kerap menemukan daun salam sebagai pengharum. Nah, kali ini akan dijelaskan berbagai bahan yang bisa menggantikan posisi daun salam.

Bahan Untuk Menggantikan Daun Salam pada Masakan

Daun salam merupakan salah satu rempah-rempah asli Indonesia yang sering digunakan untuk memasak. Biasanya dalam memasak membutuhkan 4 hingga 5 lembar daun salam.

Apabila daun salam habis Anda tidak perlu khawatir karena sudah ada pengganti yang bisa mengharumkan masakan. Berikut adalah beberapa bahan yang bisa dijadikan pengharum masakan.

Daun Salam Kering

Bahan pertama adalah daun salam kering yang mungkin menurut sebagian orang kurang menarik. Padahal daun kering tersebut bisa menggantikan daun segar ketika Anda memasak. Sudah tersedia di toko-toko teh daun salam kering yang bisa Anda gunakan.

Biasanya perbandingan yang bisa Anda terapkan adalah mengganti satu daun salam segar dengan setengah sendok teh daun salam kering. Setelah itu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan memasak.

Oregano

Bahan untuk menggantikan daun salam berikutnya adalah oregano. Kebanyakan orang lebih memilih tidak menggunakan daun salam ketika habis. Padahal oregano bisa menjadi opsi terbaik untuk menggantikan daun salam.

Takaran yang tepat adalah mengganti satu daun salam segar deegan seperempat sendok teh oregano kering. Biasanya teh oregano kering ini digunakan pada sajian masakan berkuah seperti sup atau pembuatan kaldu daging. Dengan begitu masakan semakin lebih harum dari biasanya.

Thyme

Nah, Anda juga bisa menggunakan thyme sebagai pengharum masakan. Agar lebih awet Anda cukup membeli thyme kering dalam bentuk kemasan. Sudah tersedia di Supermarket atau minimarket terdekat.

Bahkan harganya juga sangat terjangkau mulai dari Rp 15 ribu. Thyme kering ini bisa Anda gunakan untuk menggantikan daun salam segar. Biasana cukup menggunakan setengah sendok teh thyme ketika memasak.

Bahan untuk menggantikan daun salam ini perlu Anda sesuaikan dengan formula memasak dan resepnya. Sehingga makanan semakin lebih segar dan harum.

Basil

Selain ketiga bahan di atas, basil juga merupakan pengganti daun salam yang cukup populer. Tetapi masih banyak orang yang belum akrab dengan basil karena ketersediaannya cukup terbatas. Daun basil merupakan tumbuhan yang memiliki rasa mint.

Masakan dengan tambahan daun basil akan terasa haru dan menambah aroma herbal. Siapapun yang menggunakan daun basil saat memasak pasti akan menimbulkan rasa manis pada hidangan tersebut. Tak heran jika masakan asli Indonesia selalu menjadi primadona seluruh mancanegara.

Kegunaan Daun Salam untuk Masakan

Setelah memahami bahan pengganti daun salam Anda wajib melihat manfaat atau kegunaan dari daun tersebut. Tidak hanya sebagai pengharum masakan saja daun salam juga berguna untuk bumbu marinasi daging.

Daun salam memiliki ciri khas yang bisa menetralkan bau amis dari daging. Pastikan Anda menggunakan daun salam dengan kombinasi berbagai bahan. Misalnya dengan menambahkan jeruk lemon atau bahan lainnya.

Selain bermanfaat dalam bidang masakan, daun salam juga baik untuk kesehatan. Daun salam termasuk salah satu bahan pembuatan obat tradisional yang sangat ampuh. Memiliki kandungan senyawa kimia seperti flavonoid, triterpene, dan minyak atsiri. Cocok untuk mengobati diare, hipertensi hingga diabetes.

Dengan memahami bahan untuk menggantikan daun salam serta manfaatnya Anda bisa menciptakan berbagai masakan lezat khas Indonesia. Tentunya menggunakan bahan rempah-rempah alami yang diracik oleh tangan-tangan handal.